berita bola

Xavi Hernandez meraasa Tidak Di Hargai Oleh Barcelona Usai Di Pecat

Perpisahan antara Xavi Hernandez dengan Barcelona, perpisahan mereka tidak berakhir dengan manis.
Hal tersebut karena Xavi Hernandez merasa tidak di hargai oleh tim yang sudah di latihnya sejak November 2021 teresbut.

Dan pada akhirnya Xavi Hernandez menuntaskan tugasnya sebagai pelatih di Barcelona kala mengalahkan Sevilla dengan skor 2-1 pada pekan ke-38.
Pertandingan tersebut berlangsung di Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, Spanyol pada hari Senin 27 Mei 2024 di dini hari.

Dua gol dari Barcelona tersebut di sumbangkan oleh Robert Lewandowski pada di menit ke 15′ dan Fermin Lopez pada di menit ke 59′.
Sedangkan Sevvila berhasil membalas 1 gol pada di pertengahan babak pertama yang di ciptakan oleh Youssef En-Nesyri pada di menit ke 31′.

Kemenangan dari pertandingan tersebut menutup musim Barcelona pada di peringkat ke dua Liga Spanyol 2023-2024.
Selain itu, kemenangan ini juga mengakhiri masa tugas Xavi Hernandez yang di pastikan berpisah dengan Barcelona.

Xavi Hernandez

Pelatih yang berasal Spanyol tersebut telah di ketahui di berhentikan oleh manajemen Barcelona pada dua hari yang lalu.
Usai pertandingan terakhir tersebut, Xavi langsung memberikan pernyataan yang mencolok karena merasa tidak di hargai oleh klub tersebut.

Sebab Xavi di berhentikan hanya karena berdasarkan performanya pada di musim ini saja, sebelum xavi datang Barcelona sedang dalam kondisi terpuruk.
Lalu pada saat Xavi Hernandez mengambil kendali di Barcelona, selama 2 musim timnya tersebut tampil lebih baik hingga meraih 2 gelar juara.

Tetapi demikian, pencapaian gelar tersebut tidak cukup untuk mengamankan posisi Xavi dari kursi pelatihan di Barcelona. Dan karena alasan tersebut Xavi Hernandez merasa ia tidak di hargai sama sekali di Barcelona.

“Saya rasa pekerjaan yang kami lakukan tidak cukup di hargai, mengingat situasi buruk yang kami alami. Barca berada di urutan ke sembilan dalam klasemen ketika kami tiba di akhir tahun 2021. Kami finis di urutan ke dua, kemudian di musim penuh pertama kami memenagkan dua trofi”Ucap Xavi Hernandez yang di kutip dari ESPN.

Xavi telah mengakui bahwa pada di musim ini ia memang gagal mengantarkan Barcelona mencapai target.
Dia merasa sedih karena itu, ia harus legawa terhadap nasibnya yang terpaksa harus berhenti melatih Barcelona.

“Tahun ini belum berada pada babak level yang di isyaratkan, namun hal itu terjadi pada beberapa pertandingan penting. Ini memalukan, saya sedih namun ini adalah tugas seorang pelatih.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button